Dakwah Jateng. Saat ini Indonesia merupakan Negara yang system pendidikannya masih sangat rendah, karena sistem yang dipercayai dan diyakini kebenarannya oleh suatu bangsa atau umat yaitu system sekulerisme dan liberalisme. Baik yang diekspresikan secara nyata seperti perilaku dan bangunan yang khas,ataupun yang diekspresikan secara tidak nyat seperti nilai-nilai atau pun ide-ide, misalnya HAM, Demokrasi, toleransi beragama dll. Pemahaman seperti ini sangat berkaitan dengan tingkah laku umat, karena melalui pendidikan perubahan suatu umat akan dibentuk dan akan diwariskan kepada generasi selanjutnya. Jadi, fungsi pendidikan itu bukan hanya untuk mentransfer berbagai ilmu pengetahun seperti Sains dan teknologi tetapi juga lebih dari itu. Pendidikan merupakan instrument pembentuk kepribadian dan pandangan hidup bagi umat. Karen didalam system pendidikan itu terdapat beberapa fktor yang dapat menyebabkan system pendidikan di Indonesia itu masih rendah:
Yang pertama yaitu keluarga, dimana keluarga merupakn pendorong dalam keberhasilan anggotanya. Tetapi hal ini tidak terbukti karena dengan system sekuler sekarang pad saat ini banyak sekali tanyangan TV yang menampakan adegan kekerasan, merokok, gay hidup yang hedonisme dll. Secara tidak langsung perilaku tersebut akan dicontoh oleh par pelajar. Kedua, lemahnya lembaga pendidikan dalm membentuk karakter siswa. Misalnya, kekerasan dan pelecehan seksual justru terjadi dalam lembaga sekolah dan lebih parhnya lagi adanya pelecehan dan kekerasan seksual guru terhadap muridnya. Yang ketiga, ketidak meratany pendidikan, saat ini bangsa Indonesia masih mengalami pemerataan pendidikan hal ini dikarenakan pendidikan diindonesia hanya dapat dirasakan oleh kaum menengah atas yang keempat, biay pendidikan. Kedaan ekonomi yang semakin terpuruk berdampak pula pda pendidikan diindonesia. Banyak sekali anak yang tidak dapat mengeyam pendidikan diindonesia. Permasalahan ini karena biaya pendidikan yang mahal. Yang kelima, lemahnya kualitas pendidikan. Permasalahan ini merupakan yang paking mendasar yaitu mutu pendidikan yang rendah karena pendidikan sat ini sudad semakin canggih jika dibandingkan dengan Negara lain. Hal ini dibuktikan dengan banyakny tenaga kerja yang bekerja tidak sesuai dengan bidangnya. Selain into juga tingkat kejujuran dan kedisiplinan masih rendah.
Untuk mengatasi semua permasalahan diatas maka system pendidikan kapitalisme yang dianut oleh Indonesia itu harus diubah dengan system pendidikan islam. Karena system pendidikan islam itu merupakan upaya sadar, terstruktur, terprogram dan sistematis untuk membentuk umat yang berkarakter kepribadian islam, menguasai tsaqofah islam dan menguasai ilmu serta teknologi. Karena system pendidikan islam ini bukan hanya untuk umat islam, tetapi juga non muslim sebagai warga Negara juga berhak mendapatkan pendidikan yang sama. Suksesnya pendidikan dalam system islam ini karena tanggungjawab bersama antara individu masyarakat dan Negara. Karena pendidikan dalam islam harus diselenggarakan oleh nagara dengan biaya semurah-murahnya bahkan gratis karena sumber pembiayaannya pendidikan dalam islam diambil dari pengelolaan SDA tambang, minyak, gas, kelautan, kehutanan dll. Karena islam melarang pengelolaan SDA pada asing. Dengan diterapkannya system pendidikan islam akan mampu membentuk generasi yang handal, seperti ibnu sina seorang ahli dibidang kedokteran dan telah hafal al-qur’an sejak usia 5 tahun. Agar bisa mewujudkan kembali system pendidikan islam dan untuk mengatasi semua permasalahan yang terjadi maka dakwah untuk mengubah system yang bertentangan dengan nilai-nilai islam harus dilakukan. Hanya dengan menerapkan syariat islam secara kaffalah akan mampu memberi perubahan yang hakiki. Yakinlah dengan khilafah yang mampu mensejahterakan generasi umat secara keseluruhan. (oleh : Inggit)
Yang pertama yaitu keluarga, dimana keluarga merupakn pendorong dalam keberhasilan anggotanya. Tetapi hal ini tidak terbukti karena dengan system sekuler sekarang pad saat ini banyak sekali tanyangan TV yang menampakan adegan kekerasan, merokok, gay hidup yang hedonisme dll. Secara tidak langsung perilaku tersebut akan dicontoh oleh par pelajar. Kedua, lemahnya lembaga pendidikan dalm membentuk karakter siswa. Misalnya, kekerasan dan pelecehan seksual justru terjadi dalam lembaga sekolah dan lebih parhnya lagi adanya pelecehan dan kekerasan seksual guru terhadap muridnya. Yang ketiga, ketidak meratany pendidikan, saat ini bangsa Indonesia masih mengalami pemerataan pendidikan hal ini dikarenakan pendidikan diindonesia hanya dapat dirasakan oleh kaum menengah atas yang keempat, biay pendidikan. Kedaan ekonomi yang semakin terpuruk berdampak pula pda pendidikan diindonesia. Banyak sekali anak yang tidak dapat mengeyam pendidikan diindonesia. Permasalahan ini karena biaya pendidikan yang mahal. Yang kelima, lemahnya kualitas pendidikan. Permasalahan ini merupakan yang paking mendasar yaitu mutu pendidikan yang rendah karena pendidikan sat ini sudad semakin canggih jika dibandingkan dengan Negara lain. Hal ini dibuktikan dengan banyakny tenaga kerja yang bekerja tidak sesuai dengan bidangnya. Selain into juga tingkat kejujuran dan kedisiplinan masih rendah.
Untuk mengatasi semua permasalahan diatas maka system pendidikan kapitalisme yang dianut oleh Indonesia itu harus diubah dengan system pendidikan islam. Karena system pendidikan islam itu merupakan upaya sadar, terstruktur, terprogram dan sistematis untuk membentuk umat yang berkarakter kepribadian islam, menguasai tsaqofah islam dan menguasai ilmu serta teknologi. Karena system pendidikan islam ini bukan hanya untuk umat islam, tetapi juga non muslim sebagai warga Negara juga berhak mendapatkan pendidikan yang sama. Suksesnya pendidikan dalam system islam ini karena tanggungjawab bersama antara individu masyarakat dan Negara. Karena pendidikan dalam islam harus diselenggarakan oleh nagara dengan biaya semurah-murahnya bahkan gratis karena sumber pembiayaannya pendidikan dalam islam diambil dari pengelolaan SDA tambang, minyak, gas, kelautan, kehutanan dll. Karena islam melarang pengelolaan SDA pada asing. Dengan diterapkannya system pendidikan islam akan mampu membentuk generasi yang handal, seperti ibnu sina seorang ahli dibidang kedokteran dan telah hafal al-qur’an sejak usia 5 tahun. Agar bisa mewujudkan kembali system pendidikan islam dan untuk mengatasi semua permasalahan yang terjadi maka dakwah untuk mengubah system yang bertentangan dengan nilai-nilai islam harus dilakukan. Hanya dengan menerapkan syariat islam secara kaffalah akan mampu memberi perubahan yang hakiki. Yakinlah dengan khilafah yang mampu mensejahterakan generasi umat secara keseluruhan. (oleh : Inggit)

Posting Komentar